Sabtu, 17 Februari 2018

bagian sel syaraf

Bagian sel syaraf :
Dendrit
Dendrit adalah percabangan dari badan sel saraf yang berupa tonjolan sitoplasma yang pendek dan bercabang-cabang. Fungsi dendrit adalah untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.
Badan Sel
Badan sel adalah bagian utama dari sel saraf yang mengandung bagian-bagian yang umumnya dimiliki oleh sel hewan. Di dalam badan sel terdapat sitoplasma, nukleus (inti sel), dan nukleolus (anak inti sel). Fungsi badan sel adalah untuk menerima impuls (rangsangan) dari dendrit dan meneruskannya ke neurit (akson).
Nukleus
Inti sel (nukleus) adalah inti sel saraf yang berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron). Di dalam inti sel juga terdapat kromosom dan DNA yang berfungsi untuk mengatur sifat keturunan dari sel tersebut.
Neurit (akson)
Neurit adalah serabut sel saraf panjang yang merupakan penjuluran sitoplasma badan sel.
Selubung mielin
Selubung mielin adalah selaput pembungkus neurit.
Sel schwann
Sel schwann adalah sel yan mengelilingi selubung mielin.
Nodus ranvier
Nodus ranvier adalah bagian pada neurit yang tidak terbungkus selubung mielin. Selubung mielin berfungsi sebagai pelindung akson dan membungkusnya, namun selubung ini tidak membungkus secara keseluruhan, dan yang tidak terbungkus merupakan Nodus Ranvier.
Oligodendrodit
Oligodendrosit adalah sebuah sel pendukung yang menyediakan isolasi bagi sel-sel saraf dengan membentuk selubung mielin di sekitar akson.
Sinapsis
Sinapsis adalah titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain. Pada setiap neuron, terminal aksonnya membengkak membentuk suatu tonjolan kecil yang disebut tombol sinapsis.

Gerak refleks
Gerak refleks atau tindakan refleks adalah gerakan spontan dari setiap organ atau bagian tubuh yang telah menerima stimulus. Hal ini terjadi tanpa kesadaran apapun dan langsung. Refleks melindungi tubuh dari bahaya.
Jenis Gerak Refleks
Jenis  gerak refleks akibat adanya  otot rangka yang bergerak meliputi:
Fleksor,
Ekstensor,
Alat gerak,
Statokinetik.
Jenis gerak refleks yang melibatkan fungsi organ internal meliputi:
Pencernaan,
Jantung,
Ekskresi,
Sekresi.
Jenis gerak refleks berdasarkan tingkat kompleksitas neuron (saraf) meliputi:
Refleks monosynaptic (atau monosegmental) , yang hanya melibatkan satu segmen dari sistem saraf pusat.
Refleks multisynaptic (atau intersegmental) , yang melibatkan lebih dari satu segmen dari sistem saraf pusat.
Refleks monosynaptic berarti hanya ada satu neuron yang terlibat setiap jalan di jalan ke sumsum tulang belakang (disebut aferen atau neuron sensorik) dan satu dari sumsum tulang belakang (disebut eferen atau neuron motorik). Contoh dari refleks monosynaptic adalah patela (knee jerk) refleks.
Sebuah refleks multisynaptic, karena Anda bisa menebak, lebih kompleks. Dalam bentuk yang paling sederhana, refleks multisynaptic memiliki lebih dari satu neuron (disebut interneuron) dalam proses lengkung refleks. Hal ini juga melibatkan lebih dari satu area sistem saraf pusat – biasanya sumsum tulang belakang dan otak. Contoh dari jenis ini adalah refleks fleksor.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar